5 langkah nembak gebetan + tips tipsnya

📋 Daftar isi [Buka]

Oke, kali ini saya akan membahas 5 langkah beserta tips-tips dalam menembak gebetan ketika di tempat dinner. Penasaran? Langsung saja... Cekidot...


1. Cari Meja





Pertama yang harus dilakukan ketika sampai di sebuah kafe adalah mencari meja dinner. Meja tempat dinner sangatlah penting untuk mendukung alur penembakan.

Biasanya untuk pasangan  muda, meja yang cocok adalah meja untuk dua orang. Maka dari itu, carilah meja untuk dua orang, jangan cari meja untuk main ping pong, kecuali kalian dinnernya di GOR. 

Tapi apabila meja untuk dua orang itu habis, jangan langsung panik. Cobalah cari meja dua orang yang sudah diisi oleh orang lain.

Diam-diam dekati orang yang menempati meja tersebut, lalu pukul mereka dengan kursi. Jika orangnya marah trus mau ngebalas dan memukulmu dengan kursi besi, barulah kamu panik.



2. Pesan Makanan dan Minuman




Poin yang pertama untung-untungan. Kalau untung, orang yang dipukul tadi mungkin akan diusir oleh pihak keamanan kafe karna dinilai sudah membuat keributan dan akhirnya kalian bisa mendapat dua meja dari orang tadi dengan bibir berdarah, pipi bengkak, dan pala benjol.

Sebaliknya, kalau sial, mungkin kamubakal dipukulin sampai tidak sadarkan diri dan begitu bangun, kamu udah ada di rumah sakit. 

Nah, di sini kita akan membahas kemungkinan yang pertama, yaitu untung. Bukan...bukan...kita bukan mau membahas si untung istrinya Fenita Arie, tapi kita akan membicarakan kemungkinan langkah selanjutnya kalau misalnya kalian di sisi yang untung tadi. 

Biasanya sehabis mendapat meja (setelah dipukuli), langsung disuguhi menu makanan oleh pelayan. Pertama-tama, baca tulisan per tulisan, huruf per huruf, spasi per spasi, tru  lihat nama, gambar, dan harga makanannya. Kemudian resapi, renungkan, dan ilhami, apa maksud dari semua ini. 

Apakah ini semacam wahyu? firman? Atau joko? Apabila kamu melihat satu menu makanan yang harganya melebihi lima digit angka, alihkanlah pandanganmu pada menu yang lain. 

Apabila harga menu yang lain juga sama kampret-nya dengan menu yang pertama, coba alihkan perhatian kamu ke menu minuman karna biasanya harganya lebih murah dan lumayan bisa mengganti efek kenyang dari makan (dengan efek kembung dari kebanyakan minum). 

Apabila harganya juga tetap mahal dan kebetulan duit ternyata memang hanya cukup untuk membayar ongkos pulang, cobalah pesan air putih kepada pelayan, lalu bisikin ke pelayan untuk minta air putihnya ditambahi sedikit garam atau gula, setidaknya air-nya sedikit berasa.


3. Basa-Basi






Setelah memesan makanan (atau air garam/gula ), lanjutkanlah obrolan dengan si gebetan. Untuk meringankan situasi, gunakan basa-basi. 

Basa-basi sangat perlu dalam memulai obrolan yang natural. Hal ini harus dipikirkan secara serius demi mendapatkan jalur percakapan yang sesuai. 

Carilah topik yang sedang in, dan tidak membosankan.

Contoh basa-basi yang benar :        

"Hujannya deras ya, padahal tadi siang cerah" .


Contoh basa-basi yang salah :          

"Eh, Tadi siang aku liat nenek kamu lagi salto belakang"

4. Kata-Kata Romantis







Saat hendak melanjutkan basa-basi dengan mengucapkan kata-kata romantis, maka lihatlah matanya, jangan lihat hidungnya, apalagi menghitung jumlah upilnya. 

Jangan juga mengunakan gombalan dengan pola “Bapak kamu...”. Serius, pokoknya jangan. 

Gombalan itu sudah terlalu mainstream dan penuh dengan relativitas. Coba bayangkan seandainya kau keceplosan menggunakan gombalan tersebut dan terjebak pada situasi yang canggung. Misal :
Bapak kamuu...dulunya pasien operasi kelamin yaa?
Kok tau?! Iyaa...bapakku emang pernah operasi kelamin. Keberhasilan operasi kelamin beliau menginspirasiku untuk menjalani operasi yang sama dua tahun yang laluu.
........

Seandainya hal ini terjadi, jangan panik, kau bisa mencoba beberapa alternatif penyesuaian diri terhadap situasi ini, yaitu :

a. Pura-pura hilang ingatan dengan memasang muka kosong sambil bilang, “Saya siapa? Ini di mana?? Ibu kota Islandia apaa???"
b. Pura-pura memiliki disorientasi seksual menjadi penyuka tumbuhan dengan berusaha nyipok pot bunga. 
c. Pura-pura gila dengan mencoba makan rambut orang di sebelah sambil menirukan suara kentut kambing.
d. Pura-pura mati dengan meminum baygon.


5. Tembak




Proses ini sangatlah krusial karna memang inilah tujuan kamu ngajak dinner si gebetan sampai harus dipukuli sama orang yang tak dikenal. 

Poin ini sangat rumit dan harus dilakukan dengan hati-hati. Lakukanlah dengan tenang dan ucapkanlah dengan lembut. 

Apabila suasana menjadi lebih tegang, maka lambaikanlah tangan ke arah pelayan, pesan air gula lagi. 

Apabila ketegangan ini malah membuat kamu menjadi gemetar sampai tak bisa berkata-kata lagi, maka chat-lah si gebetan. 

Apabila tidak punya kouta, maka buatlah tulisan di kertas dengan pilihan jawaban essay. 

Apabila gebetan tak bisa membaca tulisan karena tulisanmu itu lebih mirip sandi rumput, maka mintalah pelayan untuk mengungkapkan perasaanmu kepada si gebetan. 

Apabila gebetan mengerti dan ternyata dia malah nerima si pelayan, maka inilah saat yang tepat untuk meminum baygon.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel